Anime

Supervisor Ilmiah Dr. STONE Tinggalkan ChatGPT Setelah Dibanned Permanen

Supervisor Ilmiah Dr. STONE Tinggalkan ChatGPT Setelah Dibanned Permanen

Halo sobat sains dan pecinta anime! Ada kabar yang cukup ironis dan bikin geleng-geleng kepala di awal pekan ini. Ternyata, kecerdasan buatan (AI) merasa bahwa sains yang ada di Dr. STONE terlalu berbahaya untuk dunia nyata!

Kurare (@reraku), sosok ahli di dunia nyata yang bertugas memverifikasi semua penemuan “gila” Senku Ishigami di manga dan anime Dr. STONE, baru saja mengungkapkan bahwa akun ChatGPT miliknya telah dihapus secara permanen oleh OpenAI. Waduh, kok bisa?

Kronologi Kejadian: Dianggap Teroris oleh Algoritma?

Insiden ini terjadi pada tanggal 26 Januari. Melalui akun X (Twitter) pribadinya, Kurare menjelaskan bahwa saat itu ia sedang menggunakan AI tersebut untuk melakukan riset rutin demi sebuah karya fiksi.

Baca juga“Frieren Season 2” Langsung Tembus Top 10 Netflix Global! Oshi no Ko dan Jujutsu Kaisen Lewat

Tiba-tiba, layar komputernya memunculkan peringatan berwarna oranye. Peringatan tersebut menuduhnya telah melanggar “kebijakan pembuatan senjata”.

Apa yang bagi manusia jelas-jelas merupakan dokumentasi dan riset untuk cerita fiksi (sesuatu yang sudah dilakukan Kurare bertahun-tahun untuk Dr. STONE), bagi algoritma AI justru dianggap sebagai ancaman nyata. Tanpa basa-basi, akunnya langsung masuk status penangguhan (suspended).

Reraku twit

OpenAI Tidak Paham Fiksi?

Hal yang paling bikin frustrasi bagi sang ahli sains ini adalah respon dari layanan pelanggan (support). Kurare sudah mengajukan banding (appeal) dengan menjelaskan bahwa dirinya adalah seorang profesional yang bekerja di bidang fiksi.

Namun, pihak OpenAI menolak permohonan tersebut dan tetap mempertahankan keputusan pemblokiran (banned).

Meskipun begitu, Kurare menanggapi situasi ini dengan santai dan filosofis. Ia bahkan sempat melempar sindiran tajam ke kompetitor OpenAI dengan mengatakan:

“Cukup merepotkan sih, tapi karena Gemini (AI milik Google) sangat luar biasa, saya tidak berada dalam situasi kritis tanpa ChatGPT.”

Tampaknya, Senku Ishigami bakal kesulitan membangun kembali peradaban di dunia modern kalau dia harus bergantung pada AI yang terlalu kaku seperti ini, ya?

Via SomosKudasai


Bacaan Lebih Lanjut
Komentar