Komunitas anime sekali lagi membuktikan betapa besar kekuatan pergerakan mereka. Di dunia Jujutsu Kaisen yang diciptakan oleh Gege Akutami, para penggemar ternyata tidak hanya sekadar menikmati konten, tetapi juga berusaha aktif membentuknya.
Salah satu bukti terbarunya adalah munculnya sebuah petisi masif yang ditujukan kepada studio MAPPA. Lebih dari 71.000 penggemar telah bersatu menyuarakan keinginan mereka agar sebuah lagu spesifik dari genre Brazilian Phonk dimasukkan ke dalam adegan kunci di Arc Culling Game (Juegos de Selección) mendatang.
Asal Mula Fenomena: Kenapa Fans Ingin “Tuca Donka”?
Permintaan ini berpusat secara spesifik pada momen “Jackpot” dari karakter Kinji Hakari, sosok yang telah mencuri hati pembaca dengan gaya unik dan karismanya.
Hakari, siswa yang diskors karena kecanduannya pada judi, memiliki teknik Domain Expansion (Perluasan Domain) bernama “Idle Death Gamble”. Teknik ini mengubah area sekitarnya menjadi mesin pachinko virtual.
Aturannya sederhana: Jika Hakari mendapatkan “Jackpot”, ia akan memperoleh keabadian (invincibility) sementara dan regenerasi energi terkutuk tanpa batas. Dalam manganya, Gege Akutami menggambarkan bahwa selama mode Jackpot ini berlangsung, akan terdengar musik dari sebuah karya fiksi dalam cerita bernama Admiring You.
Namun, karena Akutami tidak pernah mendeskripsikan melodinya secara spesifik, para penggemar akhirnya mengisi “kekosongan kreatif” tersebut dengan pilihan mereka sendiri.
Dari Meme TikTok Jadi Lagu Kebangsaan Tak Resmi
Lagu “Tuca Donka” sebenarnya tidak dibuat khusus untuk seri ini. Ini adalah lagu Brazilian Phonk yang identik dengan ritme repetitif dan bass yang dalam (deep bass).
Koneksi antara lagu ini dan Hakari muncul secara organik sekitar tahun 2023. Saat itu, para editor amatir mulai menempelkan trek lagu ini ke dalam potongan panel manga dan animasi buatan penggemar (fan-made) yang menampilkan aksi Hakari.
Hasilnya?
- Sinkronisasi Sempurna: Ritme lagu yang kacau namun asyik untuk bergoyang ternyata sangat pas dengan gaya bertarung Hakari, yang sering digambarkan seolah sedang menari sambil memukul lawan dengan ritme musikal.
- Viralitas: Video-video edit tersebut meledak di TikTok dan YouTube, mengumpulkan jutaan penayangan dan secara efektif menobatkan “Tuca Donka” sebagai lagu kebangsaan tak resmi (unofficial anthem) bagi karakter tersebut.

Tekanan untuk MAPPA dan Tantangan Legal
Petisi ini digambarkan sebagai bentuk “tekanan bersahabat” kepada pihak studio. Para pendukung berargumen bahwa mengintegrasikan lagu tersebut akan menjadi fan service yang epik dan cara jenius untuk mendobrak dinding keempat (breaking the fourth wall).
Namun, ada rintangan nyata di depan mata: Hak Cipta.
“Tuca Donka” adalah lagu berlisensi, yang berarti MAPPA harus melakukan negosiasi lisensi dan membayar royalti jika ingin menggunakannya.
Para pengamat dan diskusi di forum-forum menyarankan jalan tengah: MAPPA, yang dikenal dengan perhatian detailnya yang luar biasa, mungkin akan memilih untuk menciptakan lagu orisinal (OST) yang meniru gaya agresif Brazilian Phonk. Cara ini dapat menghindari komplikasi hukum sekaligus tetap menjaga esensi nuansa yang sangat diinginkan oleh para penggemar.
Bagaimana menurut kalian? Apakah lagu ini lebih cocok daripada OST orisinal?
Via SomosKudasai
