Halo sobat Otaku dan penggemar setia Dragon Ball! Jagat media sosial baru-baru ini dibuat geger oleh sebuah diskusi panas yang menyenggol salah satu anime paling legendaris sepanjang masa.
Sebuah utas (thread) viral di media sosial menuduh bahwa karya mendiang Akira Toriyama, Dragon Ball, melakukan “plagiarisme” atau meniru konsep besar-besaran dari film-film hits Hollywood seperti Superman, Terminator, hingga film aksi Hong Kong.
Apakah ini murni inspirasi seorang jenius atau memang “nyontek”? Yuk, kita bedah tuduhannya satu per satu!
Asal-Usul Goku vs. Superman
Tuduhan pertama yang paling mencolok menyoroti kemiripan latar belakang sang protagonis, Son Goku, dengan pahlawan super Amerika, Superman.
- Planet yang Hancur: Keduanya dikirim ke Bumi sesaat sebelum planet asal mereka (Planet Vegeta dan Krypton) meledak.
- Ayah Sang Ilmuwan/Pejuang: Ayah Goku (Bardock) dan ayah Superman (Jor-El) sama-sama menyadari kehancuran yang akan datang dan mengirim anak mereka untuk menyelamatkannya.
- Tumbuh di Bumi: Keduanya diadopsi oleh penduduk bumi yang baik hati dan tumbuh menjadi pelindung planet tersebut meski memiliki kekuatan asing.
Utas tersebut menunjukkan bahwa origin story bangsa Saiyan ini memiliki paralel yang tidak bisa diabaikan dengan kisah Man of Steel.
Trunks Masa Depan dan The Terminator
Poin kedua yang dibahas adalah Android Saga dan Cell Saga. Penggemar film sci-fi pasti langsung ngeh, tapi utas ini memperjelas betapa miripnya arc ini dengan franchise Terminator.
- Penyelamat dari Masa Depan: Trunks datang dari masa depan yang hancur untuk memperingatkan tentang ancaman robot (Android) yang akan memusnahkan umat manusia. Ini sangat mirip dengan Kyle Reese yang dikirim untuk melindungi John Connor.
- Hari Penghakiman: Tanggal kedatangan para Android (12 Mei) bahkan disebut-sebut memiliki kemiripan struktur plot dengan “Judgment Day” di Terminator.
- Musuh Robot: Android 17, 18, dan Cell yang bisa meregenerasi diri mengingatkan pada T-800 dan T-1000.
Referensi Budaya Pop Lainnya
Tidak berhenti di situ, utas tersebut juga membeberkan “bukti” lain yang menunjukkan kecintaan Toriyama pada sinema dunia yang dituangkan ke dalam Dragon Ball:
- Jackie Chan: Gaya bertarung dan humor di Dragon Ball awal (saat Goku kecil) sangat kental dengan nuansa film kung-fu komedi Jackie Chan, khususnya Drunken Master. Bahkan karakter Master Roshi (Kame Sennin) menyamar sebagai “Jackie Chun” di turnamen Tenkaichi Budokai.
- Star Wars: Berbagai desain kendaraan, bangunan, hingga konsep penyembuhan di dalam tangki air (bacta tank) saat di Planet Namek sangat mirip dengan elemen di Star Wars.
- Alien: Perubahan wujud (transformasi) Frieza, terutama bentuk ketiganya (Third Form), memiliki bentuk kepala yang memanjang mirip dengan Xenomorph dari film Alien.
Plagiat atau Homage?
Perdebatan ini membelah netizen menjadi dua kubu.
Satu sisi berpendapat bahwa kemiripan ini terlalu identik untuk disebut kebetulan. Namun, mayoritas penggemar membela Akira Toriyama dengan argumen bahwa sang mangaka tidak pernah menyembunyikan fakta bahwa dia adalah pencinta film berat.
Toriyama sering menyatakan secara terbuka bahwa dia menggambar sambil menonton film, dan dia sengaja memasukkan elemen-elemen tersebut sebagai bentuk penghormatan (homage) atau parodi, bukan pencurian ide. Bagi banyak orang, kemampuan Toriyama meramu berbagai referensi budaya pop barat dan timur menjadi satu cerita yang kohesif dan orisinal justru adalah bukti kejeniusannya.
Jadi, menurut kalian gimana? Apakah Goku itu “Superman versi Anime” atau karakter orisinal yang terinspirasi?
Via SomosKudasai
