Anime

Ilustrator Akui Sebar Hoax! Adaptasi Anime “Ore no Hitomi de Maruhadaka” Ternyata Palsu

Ilustrator Akui Sebar Hoax! Adaptasi Anime “Ore no Hitomi de Maruhadaka” Ternyata Palsu

Kabar mengejutkan (dan mungkin sedikit mengecewakan) datang untuk penggemar novel visual dewasa.

Dunia maya sempat dihebohkan oleh berita viral mengenai adaptasi anime dari judul “Ore no Hitomi de Maruhadaka” (Ore no Hitomi de Maruhadaka: Fukachi na Mirai to Misukasu Vision). Banyak yang percaya proyek ini sudah mendapatkan “lampu hijau”.

Namun, harapan itu pupus seketika. Pihak penerbit game aslinya, HULOTTE, secara resmi membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada keputusan apa pun mengenai adaptasi anime.

Baca jugaKADOKAWA Buka Rekrutmen Besar-besaran untuk Lulusan Baru di 5 Studio Anime Mereka!

Menyusul bantahan tersebut, ilustrator dan desainer karakter aslinya, Akane Ikegami—yang menjadi sumber utama rumor ini—akhirnya mengeluarkan permintaan maaf publik pada tanggal 2 Februari melalui platform X (Twitter).

Kronologi Kebohongan Publik

Kontroversi ini bermula pada tanggal 31 Januari, ketika Akane Ikegami memposting sebuah ilustrasi beserta pesan yang meyakinkan bahwa game tersebut telah disetujui untuk diadaptasi menjadi anime.

Tidak tanggung-tanggung, Ikegami bahkan sampai membuat akun X baru yang berpura-pura sebagai akun resmi untuk proyek anime tersebut.

HULOTTE bereaksi cepat pada hari yang sama, menekankan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar fakta sama sekali dan proyek apa pun yang sedang berjalan (berdasarkan klaim itu) adalah “sepenuhnya tanpa izin”.

Pengakuan Dosa Sang Ilustrator

Dalam pernyataan resminya yang bertajuk “Pemberitahuan Mengenai Keadaan Pengumuman Anime”, Ikegami menjelaskan alasan di balik tindakan cerobohnya tersebut:

  1. Motif Pribadi: Ia mengakui bahwa pengumuman tersebut murni didasari oleh keinginan pribadinya yang sangat kuat untuk melihat karya tersebut diadaptasi menjadi anime.
  2. Salah Paham Hak Cipta: Ikegami mengaku salah menafsirkan haknya sebagai ilustrator asli. Ia secara keliru percaya bahwa ia bisa menggunakan Kekayaan Intelektual (IP) tersebut secara bebas tanpa perlu berkonsultasi dengan pemegang hak cipta, yaitu HULOTTE dan perusahaan induknya, CUFFS Co., Ltd..
  3. Kebohongan Akun Resmi: Ia mengonfirmasi bahwa dirinyalah yang mengoperasikan akun anime palsu tersebut. Klaimnya bahwa ia telah dikontrak oleh komite produksi anime adalah kebohongan belaka.

Ikegami menyatakan bertanggung jawab penuh atas insiden ini, membebaskan perusahaan terkait dari segala kesalahan, dan berjanji akan menghapus semua postingan serta akun terkait setelah berdiskusi dengan pihak-pihak yang dirugikan.

Jadi, bagi kalian yang sudah terlanjur hype, mohon maaf, animenya tidak nyata.

Via SomosKudasai


Bacaan Lebih Lanjut
Komentar