Jepang

Ngaku Dirampok dan Babak Belur, Manajer Toko Ramen Ini Ternyata Tonjok Diri Sendiri Demi Uang Judi!

Ngaku Dirampok dan Babak Belur, Manajer Toko Ramen Ini Ternyata Tonjok Diri Sendiri Demi Uang Judi!

Bisnis ramen memang sedang sulit dengan naiknya harga bahan pangan, tetapi sepertinya masa-masa sulit ini memicu tindakan putus asa (dan konyol) dari seorang oknum manajer.

Pada tanggal 23 Oktober tahun lalu, sekitar pukul 21:40, seorang manajer berusia 36 tahun dari cabang Kumamoto Ramen Ikugen di Namegawa, Prefektur Saitama, menelepon nomor darurat polisi (110).

Dalam panggilannya, ia mengaku telah dirampok di bawah ancaman pisau. Ketika polisi tiba di lokasi, ia menceritakan bahwa seorang perampok menyergapnya tepat setelah jam tutup toko, memukul wajahnya, dan membawa kabur uang tunai restoran sekitar 670.000 Yen (sekitar Rp71.600.000).

Baca jugaRayakan 30 Tahun, Kepala Eva Unit-01 Raksasa Muncul Menghiasi Langit Malam Jepang!

Kejanggalan di CCTV dan Riwayat Pencarian HP

Polisi Prefektur Saitama segera meluncurkan penyelidikan, namun mereka mulai menemukan hal-hal yang tidak beres:

  1. Tidak ada tersangka di kamera: Tidak ada satu pun orang yang sesuai dengan deskripsi pelaku yang tertangkap oleh kamera pengawas (CCTV) di area sekitar pada waktu kejadian.
  2. Riwayat pencarian Google: Polisi memeriksa smartphone sang manajer dan menemukan riwayat pencarian dengan kata kunci seperti “korban perampokan rekayasa” (staged robbery victim).

Pengakuan Konyol: Tonjok Muka Sendiri

Menghadapi bukti-bukti tersebut, sang manajer akhirnya mengaku. Ia mengungkapkan bahwa ia telah menggelapkan uang tersebut untuk biaya hidup dan bermain Pachinko (judi pinball ala Jepang).

Yang paling mengejutkan, luka-luka di wajahnya malam itu ternyata adalah hasil karyanya sendiri. Ya, dia memukul wajahnya sendiri agar terlihat meyakinkan sebagai korban kekerasan.

Akhir Cerita

Pria tersebut ditangkap pada tanggal 29 Januari atas tuduhan membuat panggilan darurat palsu dan menghalangi tugas kepolisian. Saat ini, polisi sedang mendalami detail penggelapan uang yang telah diakuinya sebelum mengajukan tuntutan resmi.

Ironisnya, netizen Jepang justru menyoroti fakta bahwa restoran tempat kejadian, Kumamoto Ramen Ikugen, sebenarnya memiliki ulasan yang sangat bagus di Google. Kejadian ini mungkin bisa jadi pengingat untuk segera mengunjungi restoran lokal favorit kita sebelum manajemennya jadi gila dan mulai memukuli diri mereka sendiri.
Via SoraNews24

Foto oleh Diego Lozano di Unsplash
Bacaan Lebih Lanjut
Komentar