Anime

Rimuru Kembali ke Layar Lebar! Film “Tears of the Azure Sea” Siap Tayang di Indonesia Tahun 2026

Rimuru Kembali ke Layar Lebar! Film “Tears of the Azure Sea” Siap Tayang di Indonesia Tahun 2026

Halo, sobat Tensura dan pecinta anime di Tanah Air! Penantian kita akhirnya terjawab. Bagi kalian yang sudah rindu berat melihat aksi Rimuru Tempest, Benimaru, Shion, dan kawan-kawan di layar lebar, ada kabar sangat menggembirakan yang baru saja diumumkan oleh MUSE.

Distributor anime raksasa di Asia ini secara resmi mengonfirmasi bahwa film terbaru dari franchise ini, yang berjudul lengkap “That Time I Got Reincarnated as a Slime the Movie: Tears of the Azure Sea”, akan mendapatkan jatah tayang di bioskop-bioskop Asia Tenggara, termasuk Indonesia!

Mari kita bedah detail pengumumannya, mulai dari wilayah tayang hingga bocoran ceritanya yang seru abis.

Baca jugaBoruto Akhirnya Ungkap Sisi Gelap Jutsu “God-Tier” Ini

MUSE Bawa Rimuru Keliling Asia

MUSE Communication telah memastikan bahwa mereka memegang hak distribusi teater untuk wilayah Asia Tenggara dan beberapa kawasan Asia lainnya. Film ini dijadwalkan untuk rilis pada tahun 2026.

Berikut adalah daftar negara yang sudah dikonfirmasi akan menayangkan film ini:

  • Indonesia (Wajib catat!)
  • Singapura
  • Malaysia
  • Thailand
  • Vietnam
  • Filipina
  • India
  • Taiwan
  • Hong Kong

Meskipun “lampu hijau” sudah dinyalakan, tanggal pasti penayangannya di Indonesia masih dirahasiakan (To Be Announced). Namun, mengingat jadwal rilis di Jepang, kita bisa berharap film ini hadir tidak terlalu lama setelahnya.

Sinopsis Lengkap: Konflik di Kerajaan Bawah Laut

Berbeda dengan seri TV-nya, film ini akan membawa kita ke setting lokasi yang benar-benar baru dan menyegarkan: Bawah Laut. Berikut adalah detail plot yang dibagikan oleh MUSE:

1. Legenda Negeri Kaien

Cerita bermula di sebuah negara bawah laut bernama Kaien. Penduduk di sana memuja Naga Air (Water Dragon) sebagai dewa pelindung mereka.

Sejarah mencatat bahwa leluhur bangsa Kaien dulunya hidup di permukaan bersama klan-klan lainnya. Namun, setelah lelah mengembara mencari tanah yang damai dan stabil, mereka akhirnya diberkati oleh Naga Air dengan sebuah kerajaan di dasar laut yang bebas dari konflik peperangan.

2. Ancaman Membangunkan Sang Naga

Sayangnya, kedamaian abadi hanyalah mitos. Yura, seorang pendeta wanita yang bertugas berdoa kepada Naga Air yang sedang tertidur panjang (“long-dormant”), mencium gelagat bahaya.

Ia mengetahui bahwa ada pihak yang berencana menginvasi permukaan demi membangunkan paksa sang Naga Air. Menyadari bahaya besar yang mengancam, Yura mengambil langkah nekat. Ia membawa kabur sebuah seruling pusaka yang telah diwariskan di klannya selama turun-temurun dan pergi ke permukaan untuk mencari bantuan.

3. Pertemuan Takdir di Pulau Resor

Di permukaan, Yura terdampar di sebuah pulau resor yang berada di wilayah kekuasaan Elmesia, Permaisuri dari Dinasti Sihir Thalion (Sorcerous Dynasty of Thalion).

Di sinilah takdir bekerja. Secara kebetulan, Rimuru Tempest dan rekan-rekannya juga sedang berada di sana! Mereka tengah menikmati liburan singkat yang santai setelah sibuk mengurus Festival Pembukaan Negara (Nation’s Opening Festival).

4. Konspirasi dan Kekuatan Tersembunyi

Melihat situasi genting ini, Geng Rimuru setuju menerima permintaan Elmesia untuk menemani Yura kembali ke Kaien dan memberikan bantuan. Namun, sesampainya di sana, mereka menyadari bahwa konspirasi yang terjadi di bawah laut jauh lebih dalam dari dugaan.

Puncaknya, Naga Air akhirnya terbangun, dan kekacauan besar pecah memperebutkan seruling pusaka tersebut. Di tengah kemelut itu, kekuatan tersembunyi Yura akhirnya terungkap. Apakah Rimuru dan kawan-kawan mampu melindungi laut biru dari ancaman ini dan mengembalikan kedamaian di Kaien?

Info Produksi dan Jadwal Jepang

Film ini digarap oleh studio langganan franchise ini, Studio 8-Bit, dengan arahan sutradara Yasuhito Kikuchi. Kualitas animasinya tentu tidak perlu diragukan lagi.

Di negara asalnya, Jepang, film ini dijadwalkan rilis pada tanggal 27 Februari 2026.

Sebagai tambahan informasi, Muse Communication adalah perusahaan berbasis di Taiwan yang memegang lisensi berbagai judul anime raksasa seperti Demon Slayer, Attack on Titan, Frieren, hingga Hunter x Hunter. Jadi, distribusi film ini berada di tangan yang tepat. Sementara itu, untuk wilayah global di luar Asia, distribusi teater akan ditangani oleh Crunchyroll.

Kita tunggu saja tanggal mainnya di bioskop lokal!

Via Anime Corner


Bacaan Lebih Lanjut
Komentar